Guru MTs Labibia Mengajar dari Rumah Ke Rumah

 Kendari, 7 Mei 2020 — Tak dapat dipungkiri dengan mewabahnya Covid-19 aktivitas belajar di Madrasah seluruh Indonesia menjadi lumpuh/ dihentikan untuk sementara waktu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebagai gantinya siswa dan guru melakukan kegiatan belajar mengajar secara online (daring).

Nantinya guru akan memberikan pembelajaran melalui smartphone. Sayangnya tidak semua siswa memiliki fasilitas yang memadai terkait pembelajaran secara daring ini. kendala ini juga sangat di rasakan oleh guru di MTs Labibia, terbukti dari uji coba pertama kali menggunakan media sosial (FB, WA) banyak siswa tidak aktif dalam pembelajaran tersebut. kendalanya tersebut diantaranya ketersedian Handphone dan kuota Internet serta kemampuan dari jaringan internet tersebut.


 

Gambar salah seorang guru (Kiri: ST. Fathiyah, S.Ag., Kanan: Jumiati, S.Ag., yang datang berkunjung ke rumah siswa.

Diakui bersama oleh dewan guru kendala tersebut merupakan kendala utama yang dirasakan bersama. maka dari itu berdasarkan hasil rapat bersama kepala madrasah (Sukrim, S.Ag., M.Si) dan dewan guru maka di putuskanlah beberapa poin penting diantaranya:
1. Pembelajaran di rumah masih berlanjut
2. Masing-masing guru mendapatkan bimbingan sebanyak 6 atau 7 siswa dan akan dibimbing selama ramadhan ini
3. Pembelajaran akan memfokuskan pada pemutusan rantai covid-19
4. Mengedepankan pemahaman agama bagi setiap siswa
5. Masing-masing siswa akan dihubungi melalui telepon, sms, WA atau akan dikunjungi langsung oleh guru pembimbingnya

Setelah Rapat berakhir, Dewan guru sudah mulai menyiapkan segala kebutuhan terkait pembelajaran yang akan diberikan kepada siswanya. Hari ini, beberapa guru telah melakukan bimbingan, ada yang melalui online dan ada yang berkunjung langsung ke rumah siswa, beberapa dokumentasi ada memperlihatkan kondisi jalan yang kurang baik menjadi sedikit hambatan oleh guru-guru, namun kendala tersebut tidaklah berarti dibandingkan semangat yang dirasakan oleh guru-gurunya

terlihat kondisi jalan yang masih dalam perbaikan.
Beberapa gurupun tak mau kalah menyampaikan melalui media WhatsApp bahwa pembelajaran telah dimulai ada yang salah menghubungi siswa, ada yang mendapatkan suguhan berupa buah yang dibawa pulang untuk berbuka puasa dan lain-lain,
Bapak “Mansur, S.Pd” salah satu guru menyampaikan bahawa kesan pertamanya

“baik dpat rejeki pak”

Bersamaan dengan itu mengirimkan gambar

perlu diketahui guru-guru yang hari ini berkunjung ke rumah-rumah siswa adalah “St. Fathiyah, S.Ag., Rosdiana, S.Ag., Mansur, S.Pd., Fitra Yanti, S.Pd., Susy Sudaryanti, Joma L., S.Pd.I., M.Pd., Aripin, S.Ag.,”
mereka adalah guru dengan semangat yang luar biasa. Sementara guru lainpun masih mengumpulkan informasi terkait alamat siswanya, dan belajar masih terpantau melalui media sosial seperti Facebook dan WhatsApp.
Adapun Rumah siswa yang di kunjungi berbeda-beda, ada yang di kota kendari dan ada pula yang berada di kabupaten Konawe, untuk MTs Labibia ini berada di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Labibia, Kecamatan Labibia, dekat perbatasan antara Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, sehingga guru-gurupun harus rela menempuh jarak berpuluh kilometer demi memberikan bimbingan kepada peserta didiknya.
Semoga Perjuangan ini mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah,

Tetap semangat Guru-guruku

#Madrasah Hebat Bermartabat
#MTs Labibia Kendari

Berikut beberapa Hasil dokumentasi:

      

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama